Fanfiction: The Night After Mr. Simple’s Debut

The Night After Mr. Simple’s Debut

author: Ani Risma

rating  : General

cast     : Super Junior members

~~~

note: this is my 1st fanfiction about Super Junior. It was done in 1 September 2011. Fanfict ini aku buat sebelum aku tahu rencana Heechul untuk wamil mendahului Leeteuk. Jadi ada yang tidak sesuai sama seharusnya, hehe ^^v

Enjoy reading!

~~~

“Woo! Akhirnya sampai juga di dorm!” seru Kyuhyun begitu kakinya menginjaki wilayah dorm Super Junior.

Ya! Jangan berisik, magnae!” seru Heechul yang ikut masuk ke wilayah dorm setelah Kyuhyun, kemudian diikuti oleh Siwon, Sungmin, Shindong, Eunhyuk, DOnghae, Ryeowook, Yesung, dan Leeteuk.

Jika dalam keadaan normal perkataan Heechul tadi pasti sudah memancing debat mulut antara Heechul dan Kyuhyun. Tapi bahkan Kyuhyun tidak tertarik untuk memulai debat dengan Heechul. Sepuluh member aktif Super Junior ini baru saja menyelesaikan comeback stage album mereka yang ke-5, Mr. Simple. Seluruh tenaga mereka kerahkan untuk membuat comeback yang akan membuat ELF bahagia, hingga mereka tidak punya tenaga lagi di malam hari ini.

Walau mereka lelah, tapi masih terlihat jelas di wajah mereka raut kegembiraan. Mereka terlalu lelah untuk saling bicara tapi tidak untuk kesenangan yang mereka rasakan.

Kaki-kaki kesepuluh namja tampan itu terarah ke dapur. Mereka sebelumnya sudah berencana untuk makan bersama dan mengobrol sebelum tidur. Ryeowook, dengan sukarela seperti biasa, menyiapkan segala makanan untuk member yang lain. Begitu menyantap masakannya, keadaan mereka kembali semula. Canda tawa kembali hadir.

“Akhirnya selesai sudah masa-masa comeback album ke-5 Super Junior,” kata Leeteuk yang disanbut dengan keheningan member lain. Mereka menyimak dengan seksama.

“Banyak hal yang kita dapat di album ini dan banyak kejadian yang tidak bisa dilupakan,” Leeteuk mengedarkan pandang pada 9 dongsaeng nya sambil tersenyum. “Kenangan yang tidak mungkin bisa dilupakan. Aku bangga pada kalian,” kata Leeteuk.

“Setelah ini kita akan mengurus Super Show 4. Sesudah itu aku dan Heechul akan pergi… aku akan sangat merindukan saat kita berkumpul begini…” Bulir air mata tampak di pelupuk mata sang leader.

“Ah, hyung. Jangan buat kami terharu,” ujar Shindong, berusaha mencairkan suasana yang tiba-tibas berubah melankolis. Tapi member-member yang berperasaan sehalus salju, yaitu Ryeowook, Eunhyuk, Donghae, sudah terlarut dalam pidato singkat sang leader. Mata mereka berkaca-kaca. Secara serempak mereka memeluk Leeteuk.

hyung~,” ujar Ryeowook manja.

“Aku ikut!” Kyuhyun ikut memeluk Leeteuk.

Shindong, Sungmin, Siwon ikut memeluk leader.

Ya! Kenapa sih kalian semua?” tanya Heechul retoris.

Ya! Heechul hyung nggak usah protes. Tinggal peluk Leeteuk hyung!” jawab Kyuhyun seadanya.

Heechul mendekati Kyuhyun lalu menjitak kepala magnae yang berambut cokelat itu kemudian ikut memeluk Leeteuk.

“Yesungie, kenapa kau masih disana? Kemari,” kata Leeteuk. Yesung tersenyum tipis lalu ikut memeluk mereka. Tak lama kemudian ia langsung melepaskan pelukan itu diikuti oleh member lain.

Hyung, gwaenchana? Wajahmu pucat begitu,” Ryeowook memerhatikan wajah Yesung yang tidak biasa.

Gwaenchana, Wookie,” jawab Yesung.

“Ani. Kau dari tadi diam terus, hyung. Sepertinya kau ada masalah,” sanggah Sungmin.

“Yesungie, kau bisa cerita ke kami kalau ada masalah. Jangan di pendam sendiri,” Leeteuk ikut bersuara.

Yesung memandangi semua member, menghela napas, lalu mulai berbicara. “Aku… hanya mengkhawatirkan masa-masa saat Leeteuk hyung dan Heechul hyung wamil nanti. Saat itu tiba, mnaka aku akan menjadi yang paling tua disini. Bisakah aku memimpin Super Junior sebaik Leeteuk hyung? Kalimat itu yang selalu muncul dalam kepalaku,” kedua mata Yesung tampak menerawang jauh. Suasana di ruangan itu kembali berubah. “Aku tidak pernah mengkhawatirkan ini sebelumnya, tapi aku baru menyadarinya saat wamil Leeteuk hyung dan Heechul hyung hanya tinggal menghitung hari.”

Ruangan kembali terdiam.

“Jong Woon-ah, kau mulai berlebihan. Tidak perlu mengkhawatirkan hal itu. Anggap saja kau sedang memimpin KRY dengan member lebih,” Heechul bersuara lebih dulu.

“Tapi itu beda, hyung. KRY hanya ada 3, sementara Super Junior ada 8 orang tersisa. Bagaimana kalau aku salah nanti?”

“Maka kami akan memberitahumu jika kau salah, hyung,” kata Siwon.

“Iya. Jika ada yang salah maka yang lain akan memberitahu. Itulah gunanya punya member banyak, hyung,” timpal Eunhyuk. Membuat member lain tertawa.

“Hyuk benar. Kau masih punya kami, hyung. Kami tidak akan membiarkanmu begitu saja,” Donghae ikut menimpali.

“Kangin hyung juga akan bergabung dengan kita. Semuanya akan menjadi lebih mudah nanti,” kata Shindong sambil tersenyum.

Gomawo, dongsaeng… Kalian sudah percaya padaku. Jeongmal gomawo,” kata Yesung dengan mata yang tampak berkaca-kaca. Dengan sigap Ryeowook membelai punggungnya pelan.

“Kalau hyung belum siap, aku mau jadi leader sementara dengan senang hati,” sahut Kyuhyun sembari terkekeh.

Ya, Kyu! Jangan bicara sembarangan! Yesung hyung pasti bisa!” sahut Sungmin dengan sebelumnya menjitak kepala Kyuhyun.

Ya, hyung! Jangan menjitakku disana. Itu tempat jitakan terakhir Heechul hyung,” Kyuhyun mengelus kepala kirinya.

“Aku tidak keberatan kalau harus menjitakmu terus sampai wamil ku tiba, Kyuhyun,” kata Heechul.

andwae! Bisa-bisa otakku geser dari tempatnya!” tolak Kyuhyun. Member yang lain tertawa melihat tingkahnya. Tapi ada suara yang berbeda diantara tawa itu. Suara ganjil yang aneh. Serempak mereka mencari dan terkejut saat melihat Leeteuk menangis dan tertawa bersamaan.

Hyung, kenapa kau menangis?” tanya Donghae.

“aku pasti akan merindukan saat-saat seperti ini,”  kata Leeteuk disela tangisnya. Tawanya sudah berhenti seiring dengan tatapan dongsaeng-dongsaeng nya. “Nantinya aku hanya bisa mengawasi kalian dari jauh. Aku tidak bisa bercanda dengan kalian. Tidak bisa mendengar keluh kesah kalian. Aku tidak bisa member kalian semangat saat kalian butuh nanti. Saat memikirkan itu… aku merasa sedih…”

Dan tanpa mereka sadari, air mata mereka telah jatuh satu persatu.

hyung~” seru semua member bersamaan, kembali memeluk Leeteuk cukup lama.

“2 tahun bukanlah waktu yang lama, hyung. Jalani saja wamil mu dengan senang hati, maka waktu akan berlalu cepat,” kata Eunhyuk.

“Aku yang akan menjaga mereka saat kau tidak ada. Hyung. Percaya padaku,” kata Yesung.

“Kita akan tetap seperti ini saat kau kembali nanti,” ucap Sungmin.

uri neun!” Siwon berkata.

“Syupeo Juni-eoyo!” sahut mereka bersamaan.

Dan mereka kembali berpelukan hangat.

*****

Thanks for reading.

Mind to give comment for my fanfiction? ^^

Kamsahamnida~

Advertisements

4 thoughts on “Fanfiction: The Night After Mr. Simple’s Debut

  1. Seperti bukan ff siihhh..
    ini hanya lbh mirip pandangan author z..
    tp sukses membuat airmata jatuh..
    tak beda dgn yg lain, jk s’orang leeteuk sklpn dlm fanfiction apapun itu yg bc terutama yg tau sprt apa suju mk mreka akn menangis zg walau hanya membaca bbrp paragraf saja..
    itulah leeteuk suju.

    1. Hai ^^
      Terima kasih udah baca ff absurd ini XD
      Bisa dibilang ini memang curhatanku tentang SJ dimasa Mr.Simple. Galau gara-gara pada mau wamil 😦
      Yep, kekeluargaan mereka itu selalu bikin terharu :’)

  2. Ff nya ngena banget walaupun pendek tapi udah cukup ngegambarin keadaannya tanpa ngegantung, oh ya aku sekalian minta izin buat ngubek” blog authornya ya, makasih

Leave Your Appreciation!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s