[Riddle] Gossip

image

[Riddle] Gossip

A riddle by rineema
Nam Woohyun & Kim Saeron
(failed!)Horror, (slight)School-life || T

“Kau tidak tahu, ya? Kepastian akan membuat gosip menjadi berita yang tak terlupakan.”

~***~

Note: Riddle adalah jenis ff yang mengandung unsur teka-teki

“Sudah kubilang, kan,” ucapku sembari menutup pintu di belakangku dengan keras, “Semua itu tidak ada.”

Aku melirik sekilas pada samping kiriku. Bulan purnama beserta bintang-bintang menggantung di antara langit kelam. Puncak pohon-pohon tinggi yang ditanam dekat jendela menari seirama dengan tamparan angin. Tampaknya malam sudah benar-benar turun.

“Tapi, ada genangan air dibawah jendela! Padahal hari ini tidak hujan… Itu pasti benar-benar air mata arwah penasaran sekolah ini!”

Kini aku melirik samping kananku, pada gadis yang tak terhitung sudah berapa kali mengusik dengan suara kelewat tinggi miliknya. Untuk ukuran gadis yang sedang ketakutan, dia cukup teliti juga.

“Bukan. Siang tadi ada pertandingan futsal, dan air itu tumpah dari botol Sungyeol,” ujarku seraya memutar kedua bola mata, menahan untuk menceritakan insiden konyol tadi siang. Kurasakan gadis di sampingku mengangguk paham.

“Kejadian waktu Sungyeol menabrakmu itu?”

Seketika aku menoleh pada gadis bersurai panjang di sampingku. “Bagaimana kau tahu? Saat itu tidak ada siapa-siapa selain aku dan Sungyeol.”

Gadis itu terlihat ragu sejenak sebelum mengedikkan bahunya, “Tebakan yang beruntung?”

Aku mendengus, merasa sedikit lega. “Kalau kau begitu percaya diri dengan tebakanmu, harusnya kau bisa menebak kehadiranmu hanya akan mengganggu observasiku, Nona Kim Saeron.”

Saeron mengerucutkan bibirnya, terlihat agak kesal, “Aku disini untuk menyelamatkanmu, Nam Woohyun. Apa jadinya kalau kau pingsan karena bertemu hantu sendirian? Kelas kita akan mendapat lelucon baru untuk bulan ini.”

“Aku berusaha membuat bahan obrolan, Nona Kim, bukan lelucon. Lagipula apanya yang menyelamatkan? Kau hanya menjerit dari tadi.”

“Aku menjerit karena terkejut!”

“Dan jeritanmu yang membuatku terkejut,” balasku tak kalah sebal, “Jeritanmu membuat hantu kelas musik pun enggan keluar.”

Saeron menatapku kesal, “Hantu berkaki satu menganggapmu lebih mengerikan!”

“Bilang saja kalau kau takut. Wajahmu pucat sekali, tuh,” timpalku.

Saeron merengut, dia mulai berjalan mendahuluiku. “Ayo, kita pulang saja.”

Aku berjalan cepat menyajarinya sebagai jawaban.

“Sayangnya, tidak ada hal yang cukup seram untuk dijadikan bahan pembicaraan,” aku menoleh ke sembarang arah, seakan berharap hal aneh akan terjadi saat ini juga. “Gosip tentang hantu sekolah itu benar-benar hanya gosip belaka, ya? Tidak seram, ah!”

“Tentu saja akan menjadi gosip kalau kau terus mencari-cari alasannya, Tuan Nam. Biarkan saja gosip itu menyebar! Ketidakpastian yang akan membuat gosip itu seram.”

“Kau tidak tahu, ya? Kepastian akan membuat gosip menjadi berita yang tak terlupakan.”

Aku melirik gadis kecil yang kini sedang tampak berpikir itu. Setelah kuingat, baru pertama kali ini aku mengobrol lama dengan gadis pindahan kelas sebelah yang terkenal cantik dan ramah –menurutku dia ini berisik, walau kuakui dia memang cantik.

Eh? Apa yang baru saja kau pikirkan, Nam Woohyun?

“Dimana rumahmu? Aku akan mengantarmu pulang,” ujarku setelah terdiam beberapa saat.

Saeron menggeleng, “Tidak perlu. Aku bisa pulang sendiri.”

“Kau, kan, perempuan. Mana bisa aku meninggalkan perempuan berjalan sendiri di malam hari? Aku akan mengantarmu.”

“Tidak perlu.”

Sebelum aku kembali menentang tolakannya, gadis itu sudah berlari meninggalkanku dan berhenti di ujung koridor.

“Sampai jumpa, Nam Woohyun,” serunya sebelum kembali berlari menuju arah kiri. Gadis itu tetap berlari seraya melambai padaku dari balik kaca di samping kiriku.

Aku termenung sebentar sebelum balas melambai dan tersenyum. Setelah gadis itu menghilang, cepat-cepat aku berjalan menuju ujung koridor yang lain.

Sial! Ternyata itu bukan hanya gosip belaka!

.

.

.

Otte?”

*end

A/N: halo halo! Akhirnya selesai juga riddle pertamaku, walau aku ragu ini termasuk riddle atau bukan ._. Gampang banget kayaknya -.- Tapi, bagi yang butuh penjelasan, bisa menanyakannya di kolom komen 😀

Untuk poster, karena aku ga ketemu yang cocok, jadilah itu yang dipakai. Maksudku jendela koridornya sama seperti itu, cuma tertutup pohon dan… tebak sendiri deh XD

See ya~

Advertisements

6 thoughts on “[Riddle] Gossip

  1. Get it. Jadi woohyun tau kalo si saeron itu hantunya karena gadis itu lari ke ujung koridor di sebelah kiri dan melambai dari jendela di sebelah kiri woohyun. Padahal di situ gak ada koridor lain dan jendela di sebelah kiri woohyun itu berhadapan langsung dengan puncak pohon-pohon yang tinggi. Jadi si saeron itu sebenarnya hantu. Dan gosip hantu di sekolah itu bukan hanya gosip belaka. Woohyun sudah bertemu dengan hantu itu sendiri hiii~

    1. halo. yap. jawaban kamu benar sekali! karena saeron lari ke tempat dimana woohyun sebelumnya lihat pohon dan bulan, karena itulah woohyun tau saeron yang bersamanya dari tadi adalah hantu hihi.
      makasih udah baca dan komen ya ^^

  2. Get it. Jadi woohyun tau kalo si saeron itu hantunya karena gadis itu lari ke ujung koridor di sebelah kiri dan melambai dari jendela di sebelah kiri woohyun. Padahal di situ gak ada koridor lain dan jendela di sebelah kiri woohyun itu berhadapan langsung dengan puncak pohon-pohon yang tinggi. Jadi si saeron itu sebenarnya hantu. Dan gosip hantu di sekolah itu bukan hanya gosip belaka. Woohyun sudah bertemu dengan hantu itu sendiri hiii~

Leave Your Appreciation!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s