Complicated

Complicated
A ficlet by rineema

Cho Kyuhyun & Han Hyesoo
at Sungmin’s wedding

B4vr04TCAAA_a0m

.

—Aku tidak menyangka akan ada disini sampai mereka menikah.

~***~

Segalanya akan lewat dan berlalu. Itulah hukum dunia.

Akan ada saat dimana kau merasa begitu menyukai suatu hal, dan disaat lain kau akan membencinya. Putaran emosi dan kejadian dunia membuat manusia mengetahui banyak hal dan merasakan berbagai macam perasaan.  Semua hal yang akan menuntun manusia menuju akhir, sesuai dengan bagaimana manusia menyikapi setiap hal yang berputar disekitar mereka.

Begitulah pandangan hidupmu selama ini, dan kau hidup dengan berpegang teguh padanya.

Sejak kecil kau sudah menyukai banyak hal. Tapi kelemahanmu adalah kau tidak bisa memegang semuanya sekaligus, hingga akhirnya terpaksa kau melepaskan kesukaanmu satu per satu, menggantinya dengan hal lain yang menarik perhatianmu dilain hari. Well, kau masih ingat bagaimana saudari kembarmu menamai sifatmu itu: ‘moody’. Yah, kau tidak peduli, terserah saja. Yang kau tahu, sifat itu membuatmu tidak berlama-lama berkubang sedih setelah kematian Porro –anjing kesayangan kalian ketika kecil dulu.

Begitu banyak hal yang terjadi setelah itu. Ada banyak hal hebat yang berikutnya kau gemari. Salah satunya adalah Super Junior. Boyband terbaik, menurutmu. Kumpulan orang terbaik. Bertahun-tahun kau habiskan untuk menggemari mereka; hal yang jarang terjadi dalam sejarah hidupmu. Tidak pernah bosan, tidak pernah merasa cukup untuk segalanya. Entah mantra apa yang sudah digunakan mereka, tapi itu membuatmu selalu kembali, tidak peduli seberapa jauh kau pergi.

Sorakan disekitarmu membuatmu kembali ke masa kini.

Sosok dua orang di atas altar dihadapanmu membuat konsentrasimu kembali berpusat pada dunia. Sepasang insan yang mengikat jalinan kasih mereka atas nama Tuhan, insan yang menerima segala ucapan selamat dari kawan. Pria itu tersenyum begitu lebar ketika gadis disampingnya menggandeng lengannya dengan sama gembiranya. Tak pernah kau melihat mereka tersenyum sebahagia itu.

Lee Sungmin dan Kim Saeun–atau sudah sepantasnya disebut Lee Saeun sekarang.

Yah, kau juga tidak menyangka akan ada disini sampai mereka menikah.

“Apa?”

Kau menoleh pada suara disampingmu. Tak perlu menoleh untuk mengenail, hanya untuk mengecek bahwa kau tidak berhalusinasi – seingatmu pria pemilik suara ini sudah diminta menjauh darimu sejauh mungkin.

Tapi dia Cho Kyuhyun. Tentu saja dia melanggar.

Kau hanya mampu menaikkan alis, berusaha membuat orang disekelilingmu tidak menoleh melihatmu berbicara dengan Sang Soloist Baru. Posisimu yang duduk di bagian depan juga tidak menguntungkan.

“Apa yang kau rasakan sekarang?” Pria itu menolak melihatmu dan kau merasa mengetahui alasannya, jadi kau ikut melihat Sungmin dan Saeun di altar.

Well, aku senang, tentu saja. Tak bisa kau bayangkan betapa bahagianya. Tapi aku juga sedih dilain sisi. Dan tak bisa kau tahu bagaimana rasanya.”

It’s complicated.”

Kau hanya mampu tertawa kecil mendengar jawaban Kyuhyun. Bagaimana kau bisa menjelaskan kalau kau juga mengomentari dirimu sendiri dengan kata yang sama?

“Itulah fangirl, Tuan Cho. Ada ‘perempuan’ didalamnya.”

“’Perempuan’ dan ‘penggemar’. Sepertinya bukan kombinasi yang bagus, kan?”

“Keberadaan ‘kombinasi yang tidak bagus’ itu yang membuatmu bertahan sejauh ini, Cho.”

“Dan juga menjatuhkannya,” Kyuhyun menimpalimu sembari mendengus. Kau tahu persis apa maksud kalimat yang satu ini.

“Segalanya berlalu, Kyu. Menurutmu bagaimana kau berkembang jika itu tidak terjadi?”

Kyuhyun menoleh padamu dengan tanda tanya besar.

“Lalu bagaimana dengan yang bertahan? Bukankah itu berarti ini hanya masalah pilihan?”

“Itu reaksi dari perputaran dunia.” Kau kini menatap pada dua manik Kyuhyun. “Kau pikir mudah untuk memilih jalan ini? Melihat satu per satu idolamu menikah adalah cobaan berat fangirl, kalau kau mau tahu.”

Kyuhyun mendengus. “Kau selalu pintar bicara, Soo-ya.”

“Kau sungguh harus mencoba menjadi perempuan, Cho.”

Kyuhyun tertawa, walau tidak yakin akan alasannya. Mungkin karena ekspresimu… atau karena kehadiranmu. Sudah cukup lama kalian tidak bertemu dan kau juga paham hal itu.

“Memang tidak ada cara menanggulanginya?”

“Sudah kubilang segalanya akan berlalu, kan? Perasaan ini memang menyebalkan, tapi ini pilihanku. Aku belum berniat untuk pergi dari dunia kalian. Tampaknya aku harus terbiasa dengan perasaan ini.”

“Kau memang harus membiasakan diri. Setelah ini akan ada lebih banyak kejutan.”

“Eh? Memang siapa lagi yang akan menikah?” Kau bertanya, tapi ingin sekali tidak mendengar jawabannya. Pernikahan siapa lagi yang harus dihadirinya dengan perasaan complicated begini?

Kelompok orchestra mulai bermain ketika Kyuhyun menjawab pertanyaanmu dan disaat berikutnya Kyuhyun pergi meninggalkan sisimu. Kau hanya bisa menelan rasa penasaranmu, tanpa mengetahui fakta bahwa Kyuhyun mengatakan tiga kata:

“Kau dan aku.”

.

“Perasaan ini memang menyebalkan, tapi ini pilihanku.
Aku belum berniat untuk pergi dari dunia kalian.”

 ~***~

A/N: just another story about Sungmin’s wedding.

They are smiling, so why don’t we do that too?

We are here to protect Super Junior. So, keep smile, ELF! 🙂

Advertisements

6 thoughts on “Complicated

Leave Your Appreciation!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s