Before It Starts

gift

Before It Starts

A ficlet by rineema
Super Junior member

Daripada kalimat penghiburan,
aku lebih membutuhkan kehadiran dan tawa mereka
di sampingku

~***~

Hey!”

Ya!

“Sungmin-ah!”

Pria itu tersentak merasakan tepukan keras dibahunya. Sontak ia mendongak dan merasa bingung ketika orang-orang yang sangat dikenalnya kini tengah mengelilinginya. Disaat berikutnya, senyum Sungmin mengembang. “Kalian sudah datang, ya.”

Shindong mendengus. “Sudah dari tadi kali.”

“Sindrom pra-nikah?” timpal Siwon sembari mengecek keadaan Sungmin yang tampak masih belum sadar sepenuhnya.

“Tepatnya sindrom semenit sebelum menikah,” Kyuhyun berdecak, merasa heran dengan sikap orang yang biasanya paling anti melamun.

“Memang ada yang begitu?” tanya Henry bingung.

Leeteuk ikut berdecak. “Jangan percaya. Mana ada sindrom begitu.”

“Lagipula pemberkatan masih sepuluh menit lagi, bukan semenit,” imbuh Kibum yang baru berhasil menyelinap dari balik pintu.

“Yang ada itu sindrom bertemu pengantinnya,” Heechul menambah sembari terkekeh.

“Kalian sepertinya sudah paham tentang pernikahan,” Donghae masuk seraya meletakkan paket bunga.

“Memang sudah waktunya mereka menikah juga, “ Yesung meringis mendapati tatapan mengancam dari dua member tertua Super Junior.

“Tunggu dulu! Masa sudah ada yang mau menikah lagi? Nanti aku bagaimana?” Eunhyuk bertanya entah pada siapa.

Ryeowook terkekeh, “Sudah waktunya Leeteuk hyung dan Heechul hyung menikah.”

“Nanti juga tiba waktumu, Hyukjae-ya,” Zhoumi menepuk bahu Eunhyuk, bijak.

“Hei, hei. Apa perlu aku membuat daftar supaya kalian tidak melewati yang tua lagi?” Kangin mendelikkan matanya pada Eunhyuk dan Zhoumi yang hanya bisa menebar senyum pasrah.

“Sudahlah. Ini, kan, pernikahan Sungmin. Coba serius sedikit,” Hangeng menengahi Kangin yang akhir-akhir ini menjadi semakin sensitif dengan kata ‘pernikahan’. “Dari pada itu, lebih baik ajak bicara pengantin pria kita.”

Serentak semua menoleh pada Sungmin yang tersenyum ganjil. “Untunglah ada yang peka disini.”

“Apa sih. Masa kau gugup? Seperti bukan kau saja,” Kangin menepuk bahu Sungmin, berusaha mengembalikan kesadaran Sungmin yang mungkin masih betah bersembunyi.

Sungmin meringis. “Kalian belum pernah merasakannya sih.”

“Apa bedanya sih? Kau kan sudah biasa tampil dihadapan banyak orang,” Heechul kini mendekat ke samping Sungmin.

“Benar. Santai saja, seperti dirimu yang biasanya,” Yesung sekarang menyemangati.

“Memang apa yang membebani pikiran hyung?”

Sungmin tersenyum pada Kyuhyun, pertanyaan yang memang diharapkannya. Terkadang Kyuhyun memang bisa diandalkan.

“Hanya satu: saat aku keluar dari sini aku hanya membawa diriku, tapi saat aku kembali nanti aku akan membawa tanggung jawab lain,” Sungmin melanjutkan dengan nada tak yakin, “Apa aku bisa menanggungnya tanpa melukai Saeun?”

Sejenak ruangan itu hening untuk pertama kali setelah dipenuhi lima belas pria. Lalu suara tawa kembali memenuhi ruangan yang cukup lebar itu.

“Ternyata benar-benar sindrom pra-nikah,” Donghae berkata disela tawanya.

Sungmin terdiam. Merasa terlalu gugup bahkan untuk tertawa. Melihat itu, Leeteuk berhenti tertawa dan menyadari hal ini memang cobaan untuk dongsaeng-nya. Dia memegang bahu Sungmin tegas.

“Jangan terlalu kau pikirkan, Sungmin-ah. Di hidup ini tidak ada yang namanya ‘bebas cobaan’, juga tidak ada yang namanya sedih selamanya. Akan ada waktunya kau melewati masa sulit, tapi kau tidak akan sendiri; ada Saeun yang akan menemanimu.” Leeteuk tersenyum dan melanjutkan, “Tugasmu bukan membuat istrimu selalu bahagia, tapi membawanya melewati masa-masa sulit dan melewati cobaan, bersamamu.”

Sungmin tertegun sesaat, kemudian tersenyum lebar. “Kau benar, hyung.”

“Semuanya akan berjalan lancar kalau kau berdo’a, hyung. Aku juga selalu mendo’akanmu,” Siwon tersenyum alim. Sungmin hanya mampu tersenyum karena member lain mulai berbicara.

“Lagipula kau itu Lee Sungmin. Kau pasti bisa mengatasinya!” Shindong berkata sembari tertawa lebar.

“Dengar komentar tadi? Leeteuk hyung benar-benar sudah siap menikah!” seru Eunhyuk.

“Kita tinggal menunggu undangan lagi,” timpal Ryeowook.

Hangeng menaikkan alis heran, “Leeteuk hyung sudah punya calon?”

“Oh, tentu saja. Hyung belum pernah berkenalan dengannya. Ingat gadis yang memukul Jungsoo hyung tadi pagi? Itu orangnya!” Donghae menjawab antusias, disertai anggukan paham dari Hangeng.

“Sepertinya ada yang kulewatkan tadi pagi,” Kibum berkomentar pelan.

Kyuhyun mendecih, “Kau sok sibuk, sih!”

“Dia datang kemari kok. Tadi aku melihatnya bersama pacar Zhoumi hyung,” Henry menaruh jari didagu, seakan berusaha mengingat sebelum dia masuk ke ruangan Sungmin.

“Bersama pacarmu juga, Mochi,” Zhoumi menimpali.

“Hei, hei. Kenapa topik pembicaraan jadi beralih padaku? Aku belum berencana menikah dalam waktu dekat. Lagipula pacar kalian semua juga ada disini!” Leeteuk mendengus kesal.

“Belum berencana berarti bisa berubah, kan, hyung?” Sungmin berkata sembari terkekeh. “Tinggal menunggu saat itu tiba.”

Ya! Lee Sungmin! Kenapa kau jadi ikut-ikutan!”

Sungmin tertawa bersama semua member. Merasakan suntikan semangat ketika tawa mereka semakin menggema keras. Mereka tidak lagi peduli pada hal lain.

.

.

Kalau mau jujur, daripada kalimat penghiburan, aku lebih membutuhkan kehadiran dan tawa mereka di sampingku. Sebelum aku menyambut masa depanku, sebelum aku menyambut tanggung jawab yang telah kusanggupi, biarkanlah perasaan ini memenuhi diriku.

Terima kasih karena selalu disampingku, Super Junior.

.

.

.

Congratulation for your wedding!

Hyung, jangan lupa ceritakan bulan madumu, ya!”

Ya, Lee Hyukjae!”

*end

 A/N: Brothership! Akhirnya! XD

Ide ini muncul setelah lihat foto anggota Super Junior di pernikahan Sungmin. Entah bagaimana perasaan mereka sekarang… pasti… campur aduk XD

Mind review?

Advertisements

3 thoughts on “Before It Starts

  1. good story, benar-benar ringan, tapi sangat mendalam.. huah~ ELF juga memang harus seperti itu, saling mendukung dan menyemangati mereka.

Leave Your Appreciation!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s